Peran Penyuluh Agama Islam Sebagai Agen Moderasi Beragama

Gunungpuyuh (INMAS Kota Sukabumi)

Penyuluh Agama Islam merupakan salah satu agen utama Kementerian Agama dalam menyampaikan informasi dan tugas fungsi Kementerian Agama kepada masyarakat. Penyuluh Agama diibaratkan lampu yang memberikan penerangan kepada masyarakat dan juga sebagai fasilitator. Penyuluh Agama Islam hendaknya menjadi teladan kehidupan bagi masyarakat sekitar binaan maupun tempat tinggalnya. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi, H. Ali Mashuri pada saat silaturahmi dengan Penyuluh Agama Islam di KUA Kecamatan Gunungpuyuh – Kota Sukabumi, Selasa (23/03).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sukabumi sengaja mengagendakan silaturahmi kepada Penyuluh Agama Islam se-Kota Sukabumi yang difokuskan di masing-masing KUA Kecamatan, dengan tujuan membangun komunikasi yang baik sehingga dapat memetakan potensi keagamaan di Kota Sukabumi.

“Saya yang meminta kepada Ketua Pokjaluh, ingin silaturahmi dengan Ibu/Bapak, utamanya dengan PAH, kalau yang PNS kan sering ketemu di Kantor,” Terang Ali.

Lebih lanjut Ali berharap, Penyuluh Agama Islam harus peka terhadap perkembangan zaman. Penyuluh dituntut dapat mengikuti perkembangan teknologi dan informasi, sehingga dapat berdakwah mengikuti zamannya.

“Selain peningkatan pemahaman keagamaan, Penyuluh dituntut pula menguasai teknologi dan informasi yang berkembang. Penyuluh harus bisa masuk kepada masayarakat umum dan milenial dengan gayanya tersendiri,” Harap Ali.

Terakhir dirinya mengajak kepada para penyuluh agar berperan aktif dalam mengkampanyekan moderasi beragama, yaitu sikap beragama yang sedang, atau di tengah-tengah, tidak berlebihan. Tidak mengklaim diri atau kelompoknya yang paling benar, tidak menggunakan legitimasi teologis yang ekstrem, tidak menggunakan paksaan apalagi kekerasan, dan netral tidak berafiliasi dengan kepentingan politik atau kekuatan tertentu.

“Terakhir saya berpesan, Penyuluh Agama Islam harus menjadi agen Kementerian Agama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang moderasi beragama pada setiap kegiatan penyuluhannya,” Pungkas Ali.

Kontributor: Fitra Nurjaman

Leave a Reply

Your email address will not be published.