30 Guru Madrasah Diniyah Kota Sukabumi Ikuti Pelatihan Manajemen Pembelajaran Madrasah Diniyah di Wilayah Kerja Balai Diklat Keagamaan Bandung

Warudoyong (Humas Kota Sukabumi)
Sebanyak 30 Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di Kota Sukabumi mengikuti Pelatihan Manajemen Pembelajaran Diniyah Angkatan VIII di Wilayah Kerja Balai Diklat Keagamaan Bandung Tahun 2023. Kegiatan dilaksanakan selama 6 hari di Aula PLHUT Kemenag Kota Sukabumi, mulai tanggal 19 s.d. 24 Juni 2023.
Kasubbag TU Kemenag Kota Sukabumi, H. Ludi Jalaludin menyambut baik dan mengapresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut.
“Terima kasih dan pernghargaan setinggi-tingginya kepada Balai Diklat Keagamaan Bandung yang telah memilih locus pelatihan ini di Kota Sukabumi”, Ungkap Ludi saat membuka kegiatan tersebut, senin (19/06).
Menurutnya, meskipun Kota Sukabumi merupakan salah satu kota kecil di Jawa Barat, akan tetapi Kemenag Kota Sukabumi akan selalu siap menerima, apabila Balai Diklat Keagamaan Bandung melaksanakan pelatihan dan diklat di Kota Sukabumi.
“Kami bersyukur kebagian pelatihan untuk madrasah diniyah, artinya masukan kami pada saat raker didengar oleh balai,” Terang Ludi.
Lebih lanjut dirinya mengingatkan kepada peserta diklat, bahwa PDWK adalah salah satu upaya pemerintah pusat yang turut hadir dalam pembangunan keagamaan di Kota Sukabumi.
“Pendidikan yang baik, baik formal maupun non-formal tentu memerlukan kemampuan manajemen yang baik dan benar, maka kita patut bersyukur dapat mengikuti pelatihan ini agar ada peningkatan dari segi substansi, metodologi maupun manajemen pembelajarannya,” Pungkasnya.
Sementara itu ketua panitia pelatihan dari BDK Bandung, H. Nana Umar Sumarna mengatakan bahwa madrasah diniyah sebagai lembaga pendidikan keagamaan memegang peranan penting dalam penanaman nilai-nilai keagamaan kepada para peserta didik, sehingga perlu dikelola dengan baik dan terstruktur.
Oleh karena itu, ia meminta kepada seluruh peserta agar selalu berperan aktif di setiap pembelajaran dan mengikuti pelatihan sampai dengan selesai.
Kontributor: Fitra Nurjaman
